Sejarah SMAN3 Kupang

 

SMAN 3 Kupang didirikan pada tahun 1973 untuk menjawab kebutuhan masyarakat NTT khususnya kabupaten Kupang akan pendidikan, karena saat itu di Kupang baru ada 2 SLTA.Pada awalnya SMAN 3 Kupang berbentuk SMPP 34, hal ini selaras dengan tingkat kebutuhan daerah akan tenaga pembangunan siapa pakai, mengingat saat itu belum ada STM dan sekolah kejuruan lain.

Lokasi saat mulai KBM masih bergabung dengan SMA N 1 Kupang. Tanggal 9 September 1975, SMPP 34 menempati gedung baru di Oepoi berdampingan dengan Markas Korem 161 Wirasakti dan Stasiun TVRI Kupang. Kemudian tahun 1983,  SMPP 34 dialih statusnya menjadi SMAN 3 Kupang hingga sekarang, karena SMPP sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan pendidikan Pada perkembangan berikutnya berdasrkan Surat keputusan Direktur Pembina SMA – direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Mennegah – Departemen Pendidikan Nasional, tahun anggaran 2007 No : 697 / C.4 / M / 2007, tentang penetapan  sekolah penyelengara program Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional (SMA BI).

SMA Negeri 3 Kupang merupakan salah satu sekolah yang mempunyai siswa terbanyak diantara sekolah-sekolah SMA negeri lainnya, terletak di jalan W. J. Lalamentik – Oepoi, Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang tepat dijantung kota Kupang yang merupakan ibukota Propinsi NTT.   

SMA Negeri 3 dapat ditempuh dengan jarak sekitar 4 Km dari terminal angkutan kota dengan menggunakan angkutan Umum Line 6, sekolah ini juga sangat dekat lokasinya dengan Kantor Gubernur dan DPRD propinsi NTT yang jaraknya hanya sekitar 300 meter.Letak yang sangat strategis ini menarik banyak calon siswa untuk menimba ilmu di lembaga  tersebut dan juga dengan didukung oleh fasilatas yang sangat memadai sehingga tidak meragukan lagi calon siswa/i untuk menimba ilmu di sekolah ini.

Sekolah ini diapit oleh Kantor TVRI Kupang dan Korem Wirasakti Kupang. Di depan sekolah ini terdapat pusat perbelanjaan terbesar di Propinsi NTT yaitu Flobamora Mall.
SMA Negeri 3 Kupang merupakan sekolah negeri yang memiliki tanah sekita